Rabu, 12 Oktober 2016

Tugas Ahmad Zamzamy

A. Pembagian Tanggung Jawab

Melaksanakan koordinasi pekerjaan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai tersebut bukan ditujukan untuk mengambil keuntungan sepihak dari publik sasarannya (masyarakat), namun untuk memperoleh keuntungan bersama. 

Contoh :
PR 1 : penanggung jawab
PR 2 : Mencari informasi dan dana/anggaran mengenai permasalahan
PR 3 : Survei lokasi lapangan
PR 4 : Penyusun jadwal

B. Penyusun Jadwal

Penyusunan jadwal diperlukan agar kegiatan PR lebih tertata atau sistematis. Penyusunan jadwal bisa dilakukan setelah rencana program disusun. Jadwal yang disusun dapat meliputi waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan PR, yang tentunya juga menyesuaikan dengan pihak yang terkait dengan pelaksanaan suatu kegiatan.

Contoh :Senin : 09.00 - 11.00 (Jumpa Pers untuk mengklarifikasi masalah)

Selasa  : 13.30 - 15.30
               ( Uji Laboratorium )
                16.00 - 17.00
               ( Penguman hasil uji coba )


C. Anggaran Dana

Merupakan suatu komponen utama agar kegiatan PR dapat terlaksana dengan baik.Baik merupakan anggaran masuk maupun anggaran keluar.

Contoh :
Jumpa Pers                                                               5.000.000
Tes Laboratorium                                                   10.000.000

Total                                                                       15.000.000


Praskaditya (1443010039)

Petemuan ke 4 MPR


Perencanaan program PR berdasarkan analisis lingkungan situasi dan kondisi 
( cutlip, center, dan Broom )

1. A Searching Look Backward
 > Penelusuran masa lampau atau sejarah organisasi

2. A Deep Look Inside
> Penelaahan terhadap fakta dan pendapat yang dipertimbangkan

3. A Wide Look Around
> Melihat kecenderungan yang ada pada berbagai aspek (politik, sosial, dan ekonomi)

4. A Long, Long Looks Ahead
> Jauh memandang kedepan tujuan dan pelaksanaan program organisasi ditentukan berdasarkan misi oganisasi


POKOK PERENCANAAN PR


  • RENCANA STRATEGIS
Yaitu >>> Menurut keputusan terkait dengan tujuan utama organisasi

  • RENCANA TAKTIS
Yaitu >>> Mengembangkan keputusan spesifik tentang apa yang akan dilakukan pada setiap level organisasi


3 DASAR HAKIKI AGAR RENCANA PROGRAM PR DAPAT BERHASIL
  • Rencana program harus dibuat teliti
  • Rencana Program harus mempunyai tujuan yang jelas  
  •  Dilakukan pengarahan mengenai Rencana Program tersebut

FAKTOR UTAMA RENCANA PROGRAM

  • Perencanaan Anggaran
  • Peizinan dari pihak berwenang
  • Strategi pelaksanaan kegiatan
  • Rapat / pertemuan periodik
  • Perekrutan karyawan beserta job-descriptionnya
  • Penyediaan sarana untuk hal hal yang tidak terduga
Praskaditya (1443010039)

Pertemuan ke tiga MPR

PROSES PUBLIC RELATION

4 Langkah Proses PR yaitu :
  1. Definisi Permasalahan yaitu apa yang sedang terjadi sekarang ? 
  2. Perencanaan dan Program yaitu apa yang harus kita lakukan (strategi) ?
  3. Aksi dan Komunikasi yaitu bagaimana kita harus bertindak ?
  4. Evaluasi Program yaitu bagaimana kita telah melakukannya ?
  • Mendefinisikan Permasalahan
  1. PR harus mengenal simtom dan penyebab.
  2. PR perlu melibatkan diri dalam penelitian dan pengumpulan fakta.
  3. PR perlu memantau dan membaca terus pengertian, opini, sikap, dan perilaku mereka yang berkepentingan dan terpengaruh oleh sikap dan tindakan suatu lembaga.
  • Aksi dan komunikasi 
Harus di kaitkan dengan objektifitas/goal yang spesifik
  • Mendefinisikan Masalah : Riset
Pengumpulan fakta : 
  1. Survei.
  2. Data Sekunder
  3. konsultasi
Praskaditya (1443010039)

Rabu, 07 September 2016

Peran strategis PR dalam Manajemen Organisasi

Hallo berjumpa dengan saya di setiap minggunya tentunya, kali ini saya akan membahas mengenai Public Relations sebagai alat Manajemen.


Peran strategis PR dalam Manajemen Organisasi 
  • Mengevaluasi opini publik.
  • Merencanakan dan melaksanakan program kegiatan.
  • Menciptakan dan mengembangkan persepsi baik bagi, organisasi, perusahaan atau lembaga terhadap produk yang mempunyai dampak positif.
Manajemen Humas secara operasional 

PR juga berfungsi melaksanakan tugas sebagai berikut :
  1. Penelitian, untuk memperoleh data primer maupun sekunder. Penelitian bersifat opinion maupun riset motivasi yang berkaitan dengan kebutuhan khalayak.
  2. Perencanaan, penyusunan suatu program acara.
  3. Pengkoordinasian, untuk menentukan kerja sama dan keterlibataan bagian/devisi lainnya dalam berkoordinasi untuk mencapai tujuan yang di inginkan.
  4. Produksi, bentuk produksi yang dihasilkan oleh humas berupa produk publikasi dan promosi untuk upaya perluasaan kemasaan produk yang berpengaruh pada perusahaan.
  5. Partisipasi khalayak, dalam melakukan suatu komunikasi timbal balik bagi kepentingan organisasi juga publik misalnya kegiatan CSR atau yang kita kenal dengan Corporate Social Responsibility.
  6. Nasehat, memberikan sumbang saran kepada pimpinan berkenaan dengan penyesuaian kebijakan  yang demi untuk kepentingan publik.
  7. Aktivitas/Proses Humas, 
  • Pencarian fakta.
  • perencanaan. 
  • komunikasi. 
  • Evaluasi.
Praskaditya R
1443010039
Kelas B
Mata kuliah : Manajemen Publik Relations

Rabu, 31 Agustus 2016

Definisi dan fungsi Public Relation

Definisi Public Relation

Menurut Roberto Simoes Dalam Rumanti (2002 : 7) 
  1. Public Relation  merupakan proses interaksi. Public Relation menciptakan opini publik sebagai input yang menguntungkan kedua belah pihak. 
  2. Public Relation adalah fungsi manajemen 
  3. Public Relation merupakan aktivitas diberbagai bidang ilmu 
  4. Public Relation merupakan profesi profesional dalam bidangnya, juga merupakan faktor yang sangat penting dalam pencapaian tujuan organisasi secara tepat. 
  5. Public Relation  merupakan penerapan kebijaksanaan dan pelaksanaanya melalui interprestasi yang peka atas berbagai peristiwa. 
Public Relation adalah fungsi manajemen dari ciri yang terencana dan berkelanjutan melalui organisasi dan lembaga swasta atau publik (umum) untuk memperoleh pengertian, simpati dan dukungan dari mereka yang terkait atau mungkin ada hubungannya dengan penelitian opini publik diantara mereka. (Dasar-dasar Public relation, Drs. Soleh Soemirat, M.S, Drs. Elvinaro Ardianto, M.Si, 2007, hal.14)

Fungsi, Tugas dan Tujuan Public Relation 

1.  Fungsi Public Relation 
Public Relation merupakan bagian dari organisasi yang berfungsi untuk menjaga dan membina hubungan baik antara instansi dengan masyarakat umum atau publik besrta dengan konsumenya. Public Relation  juga menjaga hubungan baik internal perusahaan, yaitu mencoba menjaga hubungan baik  antara semua pegawai  kerja dan karyawan baik dari top manajemen hingga pegawai dengan status pangkat paling rendah di perusahaan tersebut. Fungsi dasar dari  Public Relation  adalah membentuk dan membina hubungan baik, dengan terciptanya hubungan yang baik maka, akan terciptalah kinerja dan kualitas kerja yang baik guna mencapai keuntungan bagi inst itusi tersebut. Dalam  Elvinaro&  Soemirat  (2003 : 87) 

Public Relation dikatakan berfungsi dalam suatu organisasi atau lembaga apabila Public Relation tersebut telah menunjukkan suatu kegiatan yang jelas dan dapat dibedakan dari kegiatan lainya. 

Menurut Bertrand R. Canfield dalam Lubis (2001 : 20),  ada  tiga fungsi Public Relation, yaitu : 
  1. Mengabdi kepada kepentingan umum (it should serve the public interest) 
  2. Memelihara hubungan yang baik (maintian good communication) 
  3. Menitik beratkan moral dan  tingkah laku yang baik  (stress good morals dan manners). 

Fungsi utama dari Public Relation Menurut Anne Can Der Meiden  dalam Rumanti (2002 : 204). 
  1. Menumbuhkan, mengembangkan hubungan baik antara organisasi perusahaan dengan publiknya baik internal maupun eksternal. 
  2. Menanamkan pengertian, menumbuhkan motivasi, dan meningkatkan partisipasi publik. 
  3. Menciptakan  opini publik  yang menguntungkan organisasi/perusahaan dan publik. 
Praskaditya Rosyanda
1443010039
Kelas B
Mata kuliah Manejemen Public Relation
Hallo, saya Praskaditya Rosyanda(1443010039). Mahasiswa UPNV JATIM progdi Ilmu komunikasi.